Minggu, 02 Maret 2014

Assassin’s Creed Part III

Selain itu untuk memunculkan quest-quest baru yang akan membantu penyelidikannya Altair. Di setiap wilayah kota, pasti akan muncul side quest unik, mengumpulkan semua koleksi bendera dari lambang tertentu yang tersebar di penjuru kota. Bonusnya jika sukses meng-koleksi semua bendera yang jumlahnya banyak itu? Tidak ada! Fungsinya hanya untuk checkpoint aja.

Kota Damaskus, Jerusalem, dan Acre, selalu ada satu Kantor Cabang beserta seorang Supervisor dari organisasinya Altair juga. Ketiga kota tersebut sangat luas, dan akan terbagai dalam 3-4 sub-wilayah, dimana wilayah-wilayah baru itu akan terbuka seiring perkembangan cerita. Altair bebas menjelajahi setiap sudut kota, apakah itu sambil berjalan-jalan, berlari atau berlompatan diatas atap bangunan-bangunan yang ada. Namun ia harus waspada agar gerak geriknya itu tak mengundang polisi atau tentara setenpat, ada meteran wanted di system HUD Assasin Creed. Ia juga dilarang membunuh warga sipil tak berdosa, jika dipaksa membunuh, meteran health-nya akan berkurang dan akan kembali penuh dalam sekian menit kemudian jika ia berdiam diri. Yup, menyerupai system health ala game COD 4 n GOW.

Kota-kota itu dipenuhi oleh penduduk yang sibuk beraktivitas macam-macam, ada polisi-polisi yang terus mondar mandir sebagai petugas Kamtibmas, ada pula polisi yang diam lagi berjaga di tempat-tempat tertentu. Di kota, ada preman lalu lalang, jika dihabisi gamer akan mendapatkan tambahan senjata pisau-pisau kecil. Di ketiga kota tersebut pasti memiliki quest menyelamatkan orang miskin dari gangguan polisi. Altair harus mengalahkan semua polisi pengganggu tersebut dengan berbagai cara. Bonusnya jika berhasil, berupa Altair bisa menyamar menjadi seorang pelajar untuk mengelabui tentara atau polisi. Bonus satunya lagi, jika ia dikejar-kejar oleh polisi, akan ada sekelompok lelaki yang akan menghalangi para polisi tersebut. Meteran wanted level itu akan hilang jika Altair membunuh para polisi tersebut atau ia bersembunyi di tempat-tempat yang telah ditentukan.

Pihak Ubisoft, umumnya termasuk developer yang perhatian dalam mengolah kontrol yang baik, dari sebuah game konsol ke game PC. Assasin Creed dengan pandangan pihak ketiga ini, menerapkan transformasi kontrol pergerakan Altair untuk PC dengan baik, termasuk kemampuannya memanjat dinding, tangga, berlompatan diatas bangunan-bangunan rumah yang ada, berlari cepat, mengendarai kuda.

Adanya jurus-jurus kombo dalam pertarungan senjata tajam yang agak menyulitkan gamer PC. Mengapa Ubisoft tidak membuat sebuah tombol untuk jalan pintas dalam menggunakan kombo-kombo yang ada??? agar lebih memudahkan gamer PC dalam bertarung jarak dekat dengan musuh. Kontrolnya dalam bertarung agak tak ramah terhadap keybord PC. Sehebat apapun Altair dalam membunuh para petinggi pasukan Templar itu dengan berbagai cara, baik itu dengan cara stealth atau secara terang-terangan, ternyata ia masih memiliki rasa moralitas yang tinggi.

Oleh : Muhammad jundi robbani

Related Posts :